Jumat, 19 Oktober 2007

TEMAN WAKTU KULIAH DI IKIP SURABAYA



SUSIYANTO
Lebaran tahun ini (1428 H), meninggalkan kenangan penuh keharuan. Seorang teman kuliah waktu di FKIP Surabaya tahun 1980 tiba-tiba datang ke rumah saya dengan diantar oleh bapak Sugianto. Ia membawa seorang anak laki-laki, katanya anak yang ke-4 dari 5 orang putra-putrinya. Sekarang ini Ia tinggal di samping Gedung DPR Gg. Jeruk nomor 5, dekat SMP Negeri 5 Tanjung Redeb namun mengajarnya di SMP Negeri Labanan (30 km dari kota) Kabupaten Berau. Bidang studi yang diajarkan adalah PPKn. Kami mengenang teman-teman kuliah dulu seperti : Suwarso, Basori, Undaru Yudiono, Jalal, Waluyo, dan yang lainnya yang masih sedang diingat-ingat. Sesungguhnya kami berkeinginan untuk menyelenggarakan reuni setelah kurang lebih 27 tahun menjalankan tugas mulia sebagai guru, bahkan sekarang ini telah ada yang menjadi kepala sekolah dan pengawas, untuk berbagi pengalaman selama menjalankan tugas. Seingat saya, semua teman-teman yang berangkat ketempat tugas tahun 1981 hanya menerima SK Penempatan dan Ijazah tanpa dilampiri DAFTAR NILAI, karena itulah saya pada tahun 2003 menyempatkan diri untuk berkunjung ke Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan IKIP Surabaya (sekarang UNISA) dengan menunjukkan Ijazah asli serta memberikan foto copynya, maka kemudian dibukakan arsip dan dicetakkan DAFTAR NILAI yang saya minta. Itulah diantara pengalaman yang unik, dan saya patut mengakui bahwa administrasi UNISA (dulu IKIP Surabaya) sangatlah baik. Cerita Susiyanto tentang anak-anaknya pada saya bahwa anak pertama setelah menamatkan belajarnya di Pondok (Balikpapan) sekarang ini di rumah saja, kemudian anak kedua saat ini sedang kuliah di UNMUL Samarinda di Fakultas Keguruan Program Studi Biologi, anak ketiga sedang menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah kelas 3, anak keempat duduk di bangku SMP Negeri 5 Tanjung Redeb kelas I, dan yang terakhir (anak yang kelima) telah berumur 1 tahun, diberi nama Rhey Hana Salsabila. Terakhir sebelum pulang kembali ke Berau, Susiyanto meninggalkan catatan no telpon : (0554) 24779 dan nomor HP : 085247129741.

Tidak ada komentar:

PASPOR SULTAN BULUNGAN 1938

Ini adalah Paspor milik Sultan Maulana Muhammad Djalaloeddin yang lahir di Tanjung Palas tanggal 13 Juli 1884. Tanggal kelahiran tersebut...