Kamis, 11 Desember 2008

Lulus Portofolio 2008

Dengan surat No. 001/PANSERTIF-19/XII/2008 Tanggal : 4 Desember 2008 Perihal : Pemberitahuan Kelulusan Portofolio 2008 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Sertifikasi Guru Rayon 19 Unmul, Prof. Dr. H.A. Ichrar Asbar, M.S. diketahui bahwa jumlah peserta sertifikasi tahun 2008 dari Kabupaten Bulungan yang dinyatakan lulus portofolio sebanyak : SD/MI = 11 orang, SMP/MTs =19 orang, SMA/SMK = 10 orang.
Copy Surat tersebut ditempel pada papan pengumuman di depan pintu kantor Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan.
Untuk jenjang Pendidikan SMP/MTs nama-nama peserta sertifikasi yang lulus portofolio adalah:
Mata Pelajaran Bahasa Inggris:
1. Edi Subagyo, SMPN 2 Tanjung Palas
2. Elya Selong, SMPN 1 Tanjung Selor
Mata Pelajaran Matematika:
3. Samiyem, SMPN 1 Tanjung Selor
4. Sugeng Prihanto, SMPN 1 Tanjung Palas
Mata Pelajaran IPA-Fisika:
5. Munasir, SMPN 1 Tanjung Palas
Mata Pelajaran Geografi:
6. Sugeng Hariyanto, SMPN 1 Tanjung Palas
7. Brijani Nona, SMPN 1 Sekatak
Mata Pelajaran IPS-Sejarah:
8. Usman S., SMPN 1 Tanjung Palas
9. Safaruddin D. Rimakka, SMPN 1 Tanjung Selor
10. Sugeng Arianto, SMPN 2 Tanjung Selor
Mata Pelajaran IPS-Ekonomi:
11. Robin Ikin, SMPN 1 Tanjung Palas Timur
12. Nanang, SMPN 2 Tanjung Selor
Mata Pelajaran IPA-Biologi
13. Sarjono, SMPN 1 Tanjung Selor
14. Moh. Z. Arifin, SMPN 2 Tanjung Selor
Mata Pelajaran PKn:
15. Bambang Rudiono, SMPN Tanjung Palas Tengah
16. Ferry Elean, SMPN 1 Tanjung Selor
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Sastra):
17. Kamsah, SMPN 3 Tanjung Selor
18. Eko Purdiyanto, SMPN 7 Tanjung Selor
19. Abdul Malik, SMPN 1 Sekatak
Untuk jenjang Pendidikan SD/MI nama-nama peserta sertifikasi yang lulus portofolio adalah:
1. TUKIYANI SDN 001 Tg Selor
2. PIERKHY MELKISIDIK SDN 002 Tg Selor
3. ANDARININGSIH SDN 010 Tg Selor
4. ULAM UNYA SDN 002 Tg Selor
5. LUKER GULTOM SDN 005 Bunyu
6. SUKIYEM SDN 012 Tg Selor
7. MINCE SADRAK SDN 007 Tg Selor
8. SUHARTO SDN 005 Tg Palas
9. YUSTINUS SUDARMO SDN 003 Tg Palas
10. HANAFIAH SDN 024 Tg Selor
11. MARDIANSYAH SDN 026 Tg Selor
Untuk jenjang Pendidikan SMA/SMK/MA nama-nama peserta sertifikasi yang lulus portofolio adalah:
1. SUPARMIN SMAN 1 Tg Palas
2. L. FRANKIEMARAN SMAN 1 Tg Selor
3. SAPTONO SMAN 1 Tg Selor
4. UGENG M. HARI P. SMAN 1 Tg Selor
5. YUNUS LUAT SMAN 1 Peso Bulungan
6. SUNJONO SMAN 1 Tg Selor
7. IMAM SUHENDAR SMAN 1 Tg Selor
8. SHOFIAH NOERLAYLIAH SMAN 1 Tg Selor
9. NURJAYA SMKN 2 Tg Selor
10. HELMIAH SMKN 1 Tg Selor

Rabu, 22 Oktober 2008

WARMOND

Berawal dari sebuah artikel yang ditulis pada situs internet http://sugeng-arianto.blogspot.com/2007_10_01_archive.html, seorang warga Belanda bernama Huib De Vries tertarik dan akhirnya mengirimkan foto yang berisi gambar sebuah kapal pesiar bernama WARMOND meminta penjelasan tentang keberadaan kapal tersebut dengan janji akan mengirimkan sebuah foto kapal WARMOND dengan resolusi tinggi. Kapal tersebut adalah kapal pesiar milik Sultan yang dibangun oleh ayahnya yang bernama H.S. de Vries. Huib de Vries yang dilahirkan bersamaan dengan dibangunnya kapal WARMOND pada tahun 1939 ingin sekali mengetahui di mana posisi kapal pesiar tersebut ditenggelamkan pada akhir Perang Dunia II.
Karena itulah penulis mencari dan akhirnya menemukan dua orang tua kelahiran (asli) Tanjung Palas, mereka adalah: Bapak Haji Muhammad Hanafiah Idris (foto sebelah kanan) lahir tahun 1940 dan Ibu Hj. Salamah binti Ahmad Syukun (foto sebelah kiri) yang pada waktu itu telah berumur 10 tahun ketika melihat dan bahkan pernah masuk ke dalam kapal WARMOND.
Berdasarkan keterangan-keterangan mereka dapat disimpulkan bahwa kapal WARMOND ditenggelamkan oleh Sekutu pada tahun 1945 tepat di depan istana kesultanan Bulungan.
Istana kesultanan Bulungan sekarang memang sudah tidak ada karena telah dibakar dan dihancurkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965 (www. sasamba.or.id). Namun, kini telah dibangun pula sebuah dermaga baru tepat di depan bekas istana kesultanan. Dermaga tersebut diberi nama DJALALUDDIN, saat sekarang ini telah hampir selesai (95%) pembangunannya.
Bupati Kepala Daerah Tingkat II Bulungan pada tahun 1997, pada waktu itu dijabat oleh Kol. Art.R.A. Bessing (masa pemerintahan: 1995-2005), pernah berusaha mengangkat kapal WARMOND yang tenggelam itu dari dasar Sungai Kayan akan tetapi usaha tersebut tidak berhasil. Penulis artikel ini dalam kunjungannya ke Museum Kesultanan Bulungan pada tanggal 19 Oktober 2008, tidak ditemukan foto atau gambar kapal WARMOND di dalam Museum. Yang ada justru kapal penumpang yang bertuliskan BOELONGAN NEDERLAND disertai tulisan kecil pada foto tersebut: m.s. "Boelongan"(1915),1053 Br.Reg. Ton. Kapal pesiar WARMOND milik Sultan tersebut sekarang tinggal nama dan kisahnya saja.

Rujukan:
1. Email dari Huib de Vries (h.de.vries11@kpnplanet.nl) kepada Sugeng Arianto (arianto89@gmail.com)
2. Rekaman interview sugeng dengan Bapak H. Muhammad Hanafiah Idris dan Ibu Hj. Salamah binti Ahmad Syukun tanggal 19-10-2008 di Tanjung Palas
3. Situs personal Sugeng (http://sugeng-arianto.blogspot.com/2007/10/sejarah-kerajaan-bulungan.html)
4. Profil Kabupaten Bulungan, bagian Humas Sekretariat Kabupaten Bulungan (Birau, 2008)
5. Situs sebuah lembaga yang ditemukan melalui surfing (http://www.sasamba.or.id)
Tautan kesejarahan:

Minggu, 24 Agustus 2008

English Training

English Training atau yang biasa disebut "Kursus Bahasa Inggris" bagi guru guru SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Bulungan hingga saat ini tanggal 24 Agustus 2008 masih saja dilangsungkan meskipun pesertanya tidak lebih dari 50 % jumlah peserta yang terdaftar. Ketua kelas yang biasa dipanggil dengan sebutan "Chairman" adalah salah satu peserta yang aktif dan setia meng antar-jemput "Instructor". Nama lengkapnya adalah Achmad Rahmani, S.Pd.SD. Mengajar Bahasa Inggris Kelas I, II dan III pada SDN 10 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Pada awal kegiatan (tanggal 15 Juli 2008) telah disepakati bersama instructor dan peserta memulai kegiatan belajar jam 15.00 dan berakhir jam 21.00 namun pada tanggal 28 Agustus 2008 karena sesuatu alasan maka instructor menetapkan jam masuk (memulai kegiatan belajar) pukul 14.00 dan berakhir pukul 22.00.
Bagi instructor (gambar disamping) yang biasa dipanggil dengan sebutan akrabnya Miss Ira, perubahan jadwal belajar yang ditetapkannya sendiri itu tidaklah banyak berpengaruh terhadap aktifitasnya sehari-hari di Tanjung Selor, namun bagi peserta dengan jadwal kegiatan sehari-harinya di tempat dinas maupun di rumah terasa sangat melelahkan. Meski demikian, semangat para peserta yang masih aktif tidak pernah surut. Patut dikagumi kecerdikan Miss Ira dalam mengelola kelas Bahasa Inggris di Kota Kecil Tanjung Selor ini dapat menggugah semangat peserta pelatihan untuk mau belajar lebih keras dan bersemangat.
Berikut ini adalah nama-nama peserta yang masih aktif hingga saat sekarang:
01. Sugeng Arianto, S.Pd. guru pada SMPN 2 Tanjung Selor
02. Hendri, S.Pd. guru pada SDN 005 Tanjung Selor
03. Oswald S. Manullang. guru pada SMKN 2 Tanjung Selor
04. Imam Suhendar, S.Pd. guru pada SMAN 1 Tanjung Selor
05. Slamet Gunawan. guru pada SMPN 6 Selimau
06. Nur Fahmi. guru pada SDN 026 Tanjung Selor
07. Sri Trijanti, A.Ma. guru pada SDN 027 Tanjung Selor
08. Anna Mardiani. guru pada SDN 002 Tanjung Selor
09. Legimin guru pada SDN 020 Tanjung selor
10. Hasnah. guru pada SDN 026 Tanjung Selor
11. Syahrial. guru pada SDN 010 Tanjung Palas
12. ACHMAD RAHMANI, S.Pd.SD. guru pada SDN 010 Tanjung Selor
Padahal yang tertulis pada daftar sejumlah 30 orang peserta. Seperti pada tabel di bawah ini:

Rabu, 04 Juni 2008

KARTU UNPTK

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) pada saat ini telah diketahui oleh guru di seluruh Indonesia melalui situs http://www.nuptk.info/ sehingga bagi guru yang sedang mengikuti sertifikasi dapat langsung menuliskan nomor tersebut pada Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru (Format A1), Formulir Biodata Peserta Sertifikasi Guru (Format A2) dan pada Identitas Peserta Dokumen Portofolio. NUPTK tersebut wajib dimiliki setiap guru sebagai persyaratan sertifikasi. Pada Buku Pedoman Penetapan Peserta (BUKU 1) yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008 halaman 11 dicantumkan sebagai persyaratan peserta yang ke-6. Adapun persyaratan peserta secara lengkap tertulis sebagai berikut:
1. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi.
2. Mengajar di sekolah umum di bawah binaan Departemen Pendidikan Nasional.
3. Guru PNS yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah atau guru yang diperbantukan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.
4. Guru bukan PNS yang berstatus guru tetap yayasan (GTY) atau guru yang diangkat oleh Pemda yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.
5. Memiliki masa kerja sebagai guru minimal 5 tahun pada satu sekolah atau sekolah yang berbeda dalam yayasan yang sama.
6. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).
Persyaratan memiliki NUPTK tersebut baru diberlakukan tahun 2008 dan hal ini bukan berarti tidak dipersyaratkan bagi guru yang mengikuti sertifikasi tahun sebelumnya. Guru yang telah lulus sertifikasi sebelum tahun 2008 diwajibkan untuk melengkapi berkas yang diantaranya adalah melampirkan foto copy kartu NUPTK (informasi Dra. Neni Martini, peserta sertifikasi/diklat 2007 dari Kabupaten Bulungan).
Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan hingga saat ini (4 Juni 2008) belum membagikan kartu NUPTK pada semua guru maupun tenaga kependidikan yang bertugas di wilayah kabupaten bulungan karena sesuatu hal. Staf Bagian Pengajaran Disdik Kab. Bulungan (ibu Marta) menjelaskan yang intinya adalah: pertama kesulitan dalam hal pendistribusian karena pada kartu tersebut hanya mencantumkan nama dan NUPTK tidak mencantumkan tempat guru bertugas. Yang kedua kartu yang dikirim dari Dirjen PMPTK tidak sebanyak jumlah guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Bulungan.

Sabtu, 03 Mei 2008

SERTIFIKASI GURU

Sertifikasi Guru tahun 2008
Berdasarkan rapat intern Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan hari Jum’at tanggal 24 April 2008 telah ditentukan nama-nama yang diikutsertakan dalam penyusunan portofolio sertifikasi guru tahun 2008. Ketetapan nama-nama peserta didasarkan atas kriteria masa kerja, usia, pangkat/golongan sejumlah kwota yang ditetapkan sebelumnya yaitu: SD (48), SMP (80), SMA (34), SMK (16), SMA Swasta (3) jumlah seluruhnya untuk Kabupaten Bulungan 181 orang. Berdasarkan penjelasan dari bapak Suwarso (pengawas SMP di lingkungan Kabupaten Bulungan) sosialisasi sertifikasi akan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 2 Mei 2008. Diharapkan mulai saat ini guru-guru telah menyusun portofolio yang dilegalisir rangkap tiga karena menurut rencana tanggal 13 Mei 2008 Dokumen Portofolio harus sudah dikumpulkan di Kantor Diknas Kabupaten Bulungan dan tanggal 17 Mei 2008 semua Portofolio harus sudah diterima Asesor. Selanjutnya bapak Suwarso menjelaskan bahwa Pada Cover Dokumen Portofolio harus dicantumkan Nama Guru, Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), Nomor Peserta dan Nomor Statistik Sekolah (NSS). Yang membedakan format Portofolio sekarang dengan Portofolio tahun lalu adalah dicantumkannya Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) pada bagian Cover Dokumen Portofolio serta identitas peserta sertifikasi. Selain itu juga dicantumkan di bagian sudut kanan atas Cover Dokumen Portofolio mata pelajaran yang diajarkan dan di bagian sudut kiri atas dicantumkan tulisan ASLI atau FOTO COPY. Informasi tentang penomoran dapat diperoleh di kantor Disdik pada bagian pengajaran. Untuk mengetahui NUPTK via internet dapat berkunjung ke http://www.nuptk.info/
Berikut ini adalah NUPTK untuk guru-guru SMP Negeri 2 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan:
1 AGUSTINA MURNI 2439743646300023
2 AHMAD SUPRIADI 8536744646200003
3 ARAMIS 2733757659200022
4 ASNI NCUK 8733752653300022
5 BAMBANG RUDIONO 7139746648200023
6 BEJO BUDIJONO 7862741644200002
7 BERTI BANG 5441752654300023
8 BUJANG KHAERANI 4249743645300003
9 DANIEL LABIRAN 4459750651200002
10 DIAN HANDAYANI 2233764666300013
11 FLORIDA 3755749650300012
12 H SUKARDIN 7644743646200022
13 HALIMAH 2645752654300022
14 HARIYANY 9450750652300012
15 IRMA YULINIANCY 9056752654300023
16 JOKO HARTONO 5235755658200003
17 KADIM 6249762664200013
18 KAMAL DUWILA 1862750652200032
19 KATIMIN 3339749651200033
20 LAILA MAWADDAH 1960767669300002
21 MARNI 4539746650300003
22 MOH Z ARIFIN 3635748650200022
23 MUSDALIFAH 0563750654300013
24 MUSDINAH 6448752655300003
25 NANANG 8250740642200013
26 NURATI 0535748651300012
27 NURHENAH 0738750652300042
28 NURMASNIAH 6858744647300012
29 SAINAH MAHMUDDIN 0041756658200013
30 SRININGSIH 2434759661300053
31 SUGENG ARIYANTO 9647738639200012
32 ZAHARAH 8637753655300012
Iformasi terbaru untuk Kabupaten Bulungan bagi guru-guru yang telah mengikuti sosialisasi di Aula SMA Negeri 1 Tanjung Selor tanggal 2 Mei 2008 diundang untuk mengikuti pelatihan menyusun dokumen portofolio tanggal 10 Mei 2008 (hari Sabtu) pagi dengan membawa pas foto warna 3x4, 4 lembar. Demikianlah sertifikasi guru Kabupaten Bulungan tahun ini tampaknya mulai terprogram dan terarah, terbukti dengan adanya sosialisasi dan rencana kegiatan yang berkaitan dengan sertifikasi semoga demikian pula di wilayah kabupaten lain dan semuanya berjalan lancar. Amin.

Senin, 24 Maret 2008

Catatan Perjalanan

MENGHADIRI UNDANGAN
PERKAWINAN ABD. GAFAR & JUNAINAH
DI TIDENG PALE
PEMBERITAHUAN AWAL
Satu bulan sebelum acara pernikahan putri sulung Almukarom Guru Abbas Hasan Basrie telah diumumkan oleh Ketua Majelis Taklim Ma’rifatullah Wa Ma’rifaturrasul Nurul Islam Tanjung Selor, Bapak Syaiful Bachrie, SE. pada setiap pertemuan malam Jum’at kegiatan sholawat bersama.
Hari Rabu tanggal 19 Maret 2008 saya menerima undangan yang diantar ke rumah tempat tinggal saya oleh putri pak Agus Mukti Karyanto, S.Pd. Putri pak Agus yang mungil itu biasa dipanggil dengan sebutan “nanda”.
Kamis, 20 Maret 2008 malam hari seusai amaliah Rahmatillah, Ketua Majelis mengingatkan dan mengajak para ihwan yang mau berangkat bersama bisa mendaftar pada Ketua atau langsung pada Bapak Zubair.
CATATAN PERJALANAN BERANGKAT
Hari Jum’at pagi tanggal 21 Maret 2008 jam 09.15 mobil Toyota Kijang milik bapak Zubair telah siap dan menghampiri saya di Jl. Rambutan.
09.15 awal pemberangkatan yang menyenangkan dengan cuaca cerah dan udara sejuk di pagi hari itu, kami berlima (bersama sopir) melaju meninggalkan Tanjung Selor dan berdoa semoga perjalanan kami mendapat berkah dan diridhoi oleh Allah Robul Jalil.
Pak Sopir (biasa dipanggil pak Yani), pak Zubair dan pak Syaiful mengenakan kaos dan celana pendek, karena mereka tahu medan jalan yang akan ditempuh dan dilalui dengan kemungkinan siap mendorong mobil yang ditumpangi oleh kami maupun mobil lain manakala ”amblas”.
Saya (Sugeng) dan pak Bambang mengenakan baju dan celana panjang, bahkan saya juga memakai jaket warna hitam pemberian putri saya yang saat ini kuliah di Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) sebagai hadiah Ulang Tahun.
11.15 mobil yang kami tumpangi berhenti di daerah Pimping karena 1 km di depan terdapat jalan berkubang terdengar suara mobil meraung-raung sepertinya sedang berusaha keluar dari kubangan jalan. Para penumpang banyak yang turun dan berjalan kaki melalui kubangan jalan ada juga sebagian yang lain mendorong mobil mereka.
”Astagfurullah” saya melihat seorang penumpang berjalan tertatih-tatih, kakinya berdarah. Katanya ia menginjak pecahan batu tajam di dalam lumpur kubangan jalan. ”Ya, Allah ... berilah kekuatan kepadanya dalam perjalanan melalui rintangan hidup”.
Disaat menunggu mobil-mobil yang ”amblas” itu ”lolos”, saya buka handphone (HP) saya. Ternyata ada 1 sort message service (sms) masuk dari istri saya: ”Pa saya ke tempat ibu Lia, dipanggil sama ibu makan bubur ayam”. Sms tersebut dikirim pada jam 09:34.
12.10 mobil yang kami tumpangi mulai berjalan lagi setelah mobil-mobil yang ”amblas” itu ”lolos”.
Mobil yang kami tumpangi adalah mobil Toyota Kijang KT 2545 H milik pak Zubair katanya keluaran tahun 1991 dengan seorang sopir yang sangat berpengalaman, mobil tersebut menjadi mobil yang tangguh melalui rintangan perjalanan. Apa rahasianya?
Tulisan ”Allah” yang tergantung di tengah atas tempat duduk bagian depan sebagai assesoris mobil tersebut mengingatkan kepada kita bahwa semuanya itu dari Allah.
Pak sopir yang biasa dipanggil ”pak Yani” mengaku bahwa dirinya belajar dari tetangga yang punya mobil dan biasa melakukan perjalanan ber-rintangan (jalan berkubang). Dua ban belakang mobilnya dipasang rantai agar dapat menggigit tanah berlumpur seperti kubangan. Karena itulah maka mobil tersebut tidak pernah terpengaruh oleh kondisi jalan.
”Alhamdulillah Ya Allah, kami bersyukur bahwa ihwanul ma’rifah ditempatkan dalam sebuah mobil yang anti ’amblas’ milik pak Zubair”.
Suatu kebetulan kami dapat beriringan dengan mobil yang di kendarai oleh pak Dedi (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Tideng). Mobilnya: Avanza berwarna silver KT 2153 H.
12.35 melalui desa Uma Pimping kami bernafas lega, karena telah melalui rintangan yang mendebarkan, dan menikmati alunan lagu merdu dari kaset pak Zubair yang diputar di mobil.
12.50 sampai di desa Panca Agung kami singgah makan siang di sebuah warung yang telah dikenal oleh para sopir.
Saya dan pak Syaiful pesan soto, pak Bambang dan pak Zubair pesan rawon. Minumnya: teh es kecuali pak Syaiful. Ia lebih suka es jeruk. Diramaikan dengan kerupuk yang selalu berbunyi ”kriyuk-kriyuk” manakala dikunyah.
Sebelum meninggalkan warung, pak Zubair sempat mengambil kue Sale dan kue berbentuk prisma yang terbuat dari ketan.
13.45 melalui jembatan Sei Sekatak Bengara.
14.45 melalui desa Sekatak Buji. Tampak di kiri jalan sedang dibangun sebuah gedung SMU.
15.05 melalui jembatan Basag Tages. Tampak sebuah papan dengan tulisan ”Jembatan Basag Tages sta. 96 + 350”
Jembatan Rajat, sta. 95 + 500
Jembatan Sei Kawang, sta. 104 + 300
15.34 melalui desa Buang Baru. Tampak sebuah papan bertuliskan “Ds. Kujau ± 17 km”.
15.35 melalui desa Betayau.
15.39 melalui desa Bebakung.
16.40 melalui desa Gunawan
17.50 sampai di desa Tana Tideng. Kami mencari hotel atau tempat penginapan. Ada 4 hotel terletak dalam satu jalur di jalan Jenderal Sudirman. Semuanya penuh, telah di pesan (booking) oleh rombongan camat dan bupati daerah lain yang diundang dalam rangka acara syukuran Kabupaten baru dan pelantikan pejabatnya.
18.00 pak Bambang tidur di rumah kawan-nya, pak Zubair tidur di rumah keluarga (“bawah menara”), saya dan pak Syaiful tidur di rumah tempat tinggal keluarga si-Uman.

Minggu, 02 Maret 2008

Zarkash

Seorang putra daerah yang kini sedang kuliah jurusan muamalat di salah satu perguruan tinggi di Banjarmasin telah membaca sejarah kesultanan Bulungan pada situs ini. Tampaknya termotifasi untuk "menulis" khasanah lokal Bulungan. Semoga saja aktifitasnya dalam menulis tidak mengganggu kuliahnya. Mungkin tulisan-tulisanya yang lain telah diposting pada web yang dibuatnya yaitu http://zarkasy-muamalat05.blogspot.com. Informasi ini disampaikan melalui sms kepada redaksi. Selamat ya buat Zarkash, mudah-mudahan kuliahnya lancar, dengan demikian akan membuat bangga kedua orang tua di Tanjung Selor.

Senin, 28 Januari 2008

Semester Genap

Pergantian jadwal pelajaran telah dimulai. Guru-guru SMP Negeri 2 Tanjung Selor sibuk mengatur jam mengajar masing-masing. Itulah yang terjadi pada saat ini, ... Namun tidak demikian dengan Ustadz Moh. Zaenal Arifin, S.Pd. yang baru saja membagi-bagikan kartu undangan untuk putranya tercinta dalam acara "khitanan" pada seluruh dewan guru serta staf Tata Usaha.

Apalagi Bapak Amad Supriyadi, S.Pd. yang sekarang ini telah resmi ternobatkan sebagai pembina OSIS SMP Negeri 2 Tanjung Selor menggantikan Bapak Bambang Rudiono, S.Pd. memandang ke depan jauh membayangkan betapa besar tanggung jawabnya kelak mengakhiri Tahun Pembelajaran.
Semoga sedikit perubahan pada semester genap 2007/2008 ini akan membawa berkah bagi keluarga besar SMP Negeri 2 Tanjung Selor. "Omswastiastu" ... demikian salam Resi Katimin, S.Ag. yang memandang tajam ke depan seolah tinggal menggapai saja semua harapan itu.
Lagi-lagi ini, seorang perokok handal yang tidak pernah berhenti menghisap dan menghisap rokok hingga akhirnya dikenal dengan sebutan AHLI HISAP. Beliau adalah Mr. Sainal, SS. "subhanaullah", ... semoga saja semester akhir tahun ini asap rokok yang memenuhi ruang kelas dan tempat istirahat guru akan membubung tinggi ke langit dan menurunkan hujan yang dapat menyejukkan hati.
Ibu guru yang masih "gadis" ini, sungguh centil sekali perilakunya ... ia selalu tersenyum, dan tampak paling sibuk mempersiapkan pembinaan kepada siswa-siswi SMP Negeri 2 Tanjung Selor. Nona yang satu ini juga mendambakan seorang pangeran yang mau mengerti dan penuh kasih sayang, teramat utama kepada dirinya. ehm. siapa yang mau daftar ya ...

Senin, 14 Januari 2008

Diklat Sertifikasi

Diklat sertifikasi Guru yang dilaksanakan di Kabupaten Bulungan diikuti oleh 27 orang guru TK hingga SLTA berlangsung tanggal 8 sampai dengan 10 Januari 2008 bertempat di Laboratorium Kantor Diknas Kabupaten Bulungan. Penyelenggaraan Diklat tersebut diprakarsai oleh H.Sukardin, S.Pd. (seorang guru Ekonomi pada SMP Negeri 2 Tanjung Selor. Sebagai ketua, beliau menjelaskan kepada Radar Tarakan, :“Diklat ini bertujuan untuk melatih para guru yang sudah lulus ujian portofolio untuk mendapat sertifikasi mengajar,”. Kepala Disdik Bulungan Drs H Masykur Massa MSi yang membuka diklat tersebut mengharapkan kepada seluruh peserta untuk benar-benar memanfaatkan pelatihan ini. “Kesempatan ini tidak bisa diraih oleh semua guru. Jadi manfaatkan sebaik-baiknya,”. Beliau berharap, para guru yang sudah lulus sertifikasi agar lebih meningkatkan profesionalismenya, serta lebih efektif dan inovatif dalam memberikan pelajaran kepada anak didik. Salah seorang peserta (Triwahyuni, S.Pd.) yang kemudian mendapat kehormatan sebagai Bendahara Kegiatan Diklat mengumpulkan uang sumbangan dari seluruh peserta, tiap-tiap guru jumlahnya mencapai Rp 1.700.000,00 ditambah dengan Rp. 800.000,00. Pada akhir kegiatan Diklat diinformasikan penggunaan keuangan, serta saldo akhir yang mencapai Rp 3.000.000,00 rencananya akan digunakan untuk syukuran bersama. Apalagi telah diinformasikan bahwa untuk peserta Diklat sertifikasi Kabupaten Bulungan sudah dipastikan semua lulus. Triwahyuni mengungkapkan rasa puas dengan pelaksanaan diklat yang diselenggarakan tersebut. Kebetulan kelompoknya dibimbing oleh Bapak Drs. M. Rusydi Ahmad, M.Hum seorang dosen profesional dari Universitas Mulawarman Samarinda. Pembimbing Diklat juga menawarkan bagi guru yang berminat untuk mengikuti bimbingan online silahkan hubungi mh_rusydi@telkom.net atau kontak langsung pada HP: 08125850820. Atau siapa tahu ada kesempatan singgah ke rumah beliau: Jalan Pakis I/No. 11 Komplek Unmul Sidomulyo, Samarinda 75116.

PASPOR SULTAN BULUNGAN 1938

Ini adalah Paspor milik Sultan Maulana Muhammad Djalaloeddin yang lahir di Tanjung Palas tanggal 13 Juli 1884. Tanggal kelahiran tersebut...