Minggu, 28 Juni 2015

PASPOR SULTAN BULUNGAN 1938

Ini adalah Paspor milik Sultan Maulana Muhammad Djalaloeddin yang lahir di Tanjung Palas tanggal 13 Juli 1884. Tanggal kelahiran tersebut jeas tertulis pada Paspor ketika berkunjung ke negeri Belanda atas undangan Ratu Wilhelmina. 
Dari dokumen tersebut diketahui bahwa Sultan pernah melakukan kunjungan ke negeri Belanda pada 1938.
Benarkah Sultan Bulungan, Paduka Yang Mulia Maulana Muhammad Djalaloeddin pada usia 54 tahun pernah ke negeri Belanda?
Keterangan Huib & Harald de Vries dalam situs “scheeps werf de vlijt”[1] menyatakan: “De Sultan is niet lang in Nederland gebleven, in zijn paspoort, dat is bewaard, staat dat hij op 6 oktober 1938 op de terugweg naar IndonesiĆ« al in Colombo was aangekomen”.
Hal tersebut memperkuat dugaan bahwa Paduka Sultan memang pernah pergi ke negeri Belanda pada tahun 1938. Apalagi dalam situs “scheeps werf de vlijt” tertulis: “Vanwege het 40-jarig regeringsjubileum van Koningin Wilhelmina in 1938 was de Sultan van Boeloengan, samen met anderen, in Nederland uitgenodigd”, hal ini menunjukkan alasan mengapa Paduka Yang Mulia Sultan pergi ke negeri Belanda yaitu dalam rangka memenuhi undangan Ulang Tahun Wilhelmina ke-40.
Foto Paspor Sultan Bulungan tersebut dikirim oleh Mr. Huib de Vries kepada saya tujuh tahun yang lalu menggunakan email h.de.vries11@kpnplanet.nl selain foto Paspor Mr. Huib de Vries juga mengirimkan foto Kapal Warmond dan foto-foto beliau serta istrinya.[sa].

[1] Situs web http://scheepswerfdevlijt.nl/1939-sultan-346-warmond-sultan-van-bulungan/

PASPOR SULTAN BULUNGAN 1938

Ini adalah Paspor milik Sultan Maulana Muhammad Djalaloeddin yang lahir di Tanjung Palas tanggal 13 Juli 1884. Tanggal kelahiran tersebut...